December 20, 2009

pictures of broken



BECAUSE OUR HEART IS NOT ALWAYS THAT STRONG


 

BUT 'BROKEN' IS NEVER GOOD FOR EVERYONE

 

FOR HER. FOR HIM.

In the moonlight
Your face it glows
Like a thousand diamonds
I suppose
And your hair flows like
The ocean breeze
Not a million fights
Could make me hate you
You're invincible
Yeah, It's true
It's in your eyes
Where I find peace


Is it broken?
Can we work it out?
Let's light up the town, scream out loud!
Is it broken?
Can we work it out?
I can see in your eyes
You're ready to break
Don't look away.


So here we are now
In a place where
The sun blended
With the ocean thin.
So thin, we stand
Across from each other
Together we'll wonder
If we will last these days
If I asked you to stay
Would you tell me
You would be mine?


And time
Is all I ask for
Time
I just need one more day
And time
You've been crying too long
Time
And your tears wrote this song
Stay


In the moonlight
Your face it glows


Is it broken?
Can we work it out?
Let's light up the town, scream out loud!
Is it broken?
Can we work it out?
I can see in your eyes
You're ready to break
Don't look away.

(Secondhand Serenade - Broken) 

Kupu-kupu di Cina dan tornado di Texas




“Seekor kupu-kupu yang mengepakkan sayapnya di Cina, bisa menimbulkan angin tornado di Texas”

Artinya, setiap perubahan kecil yang terjadi, yang luput dari penglihatan kita, bisa menjadi perubahan besar yang berpengaruh terhadap banyak orang.

Atau setiap tindakan kecil yang kita lakukan, tanpa kita sadari ternyata berpengaruh besar terhadap (bisa saja) kehidupan orang lain.

Banyak cerita, buku, film, apapun yang menggambarkan pepatah semacam ini, salah satu film yang sangat eksplisit ialah BABEL. Udah pernah nonton?

Well, it’s not what I’m about to talk.

Gw sedang dirundung perasaan tidak nyaman akibat suatu kejadian. Apa yang akan lo rasakan kalau lo membuka sesi curhat, dan seorang teman curhat sama lo, atau sekadar bicara beberapa hal penting ke elo; lalu beberapa jam kemudian temanlo itu melakukan sesuatu yang tidak terduga? Atau mengalami hal yang tidak terduga?

Salah seorang teman gw memutusin ceweknya, salah seorang lagi diputusin sama ceweknya.

Geez, such a bad feeling I’ve got now.

Gw berusaha mengingat percakapan gw dengan mereka, gw berharap nggak ada kata-kata yang salah gw ucapkan; atau salah ditangkap oleh teman gw; yang kemudian membuatnya memutuskan untuk break up sama ceweknya.

Man, segera setelah gw menerima kabar mengejutkan itu, masih dengan perasaan tidak nyaman, gw membalas sms teman gw; berusaha memilih kalimat dengan hati-hati:

Gw mengungkapkan kekagetan gw (pastinya), kenapa dia melakukan hal tersebut!? Diikuti dengan kalimat seperti ini:

“...ya tapi itu terserah lo. It’s your life, you know what’s best for you. Asal jangan salah langkah aja, nggak enak lho kalau punya masalah sama seseorang. Ini tentang hubungan antar-manusia aja, ya”

Teman gw membalas sms gw itu pastinya. Cuma gw udah nggak berani berkata apa-apa lagi. Nggak gw bales lagi.

Friend, setiap orang punya definisi tersendiri dalam memberikan sudut pandang mengenai suatu hal. Setiap orang punya pendapat yang berbeda-beda, salah satunya gw, dengan beberapa pemikiran gw.

Akhir-akhir ini gw sering banget jadi tempat curhat temen-temen gw. Mereka bilang gw tampak seperti orang yang bisa memberikan jawaban yang pas/tepat untuk mereka. Mungkin gw punya daya tarik atau cara pikir yang bikin orang nyaman ketika mereka berbicara sama gw, gw menerima itu sebagai pujian, dan kebanggaan bagi gw.

Hanya saja, jangan lupakan bahwa kata hatilo sendiri adalah hal yang paling sering lo lupakan untuk lo dengarkan.

Dan kadang itu merupakan hal yang penting. Semua jawaban yang gw berikan ke elo itu, sebenarnya udah ada di hatilo semua, di pikiran lo semua. Kalian hanya membutuhkan second opinion, yang memperkuat definisi/jawaban/pemikiran yang kalian miliki. Sekadar untuk memastikan kalau nggak Cuma kalian yang memikirkan itu, sekadar untuk memperkuat pendirian kalian, kalau kalian nggak salah.

It’s good. Gw juga butuh hal-hal seperti itu. It is human so we need each other.

I ever said in one of my posting:

“Listen to others is easy. Listen to yourself is challenge”

Dengan usia kita hingga sekarang, kita bukanlah gelas kosong seperti ketika kita baru lahir; kita adalah gelas setengah kosong, terbuka dengan masukan-masukan dari luar tanpa melupakan isi yang sudah ada di dalam diri kita.

Kita curhat, kita mencari jawaban dari luar, tapi dalam diri kita sendiri pun jawaban itu ada.

Kalau ada istilah ‘hati yang meloncat-loncat’...

...mungkin itu istilah yang paling tepat untuk mengungkapkan apa yang gw rasakan hari ini.




Gw nggak berlebihan, ini serius, gw udah deeply into him, deeply in love with him.

Padahal banyak alasan untuk tidak jatuh cinta dengan orang seperti dia, banyak perbedaan yang sebenarnya terlalu besar mengenai gw dan dia.

But, if I fell, then I fell.


fell

Hari ini adalah hari yang seru dan menyenangkan karena gw datang ke momen paling besar FISIPERS: pemilihan PU (pimpinan umum) berikutnya.



Yap, saatnya kaderisasi, kawan, kaderisasi.

Calonnya dari angkatan 2007 (gw 2008). Ada lima orang. Lalu banyak angkatan 2006 FISIPERS, yang nggak pernah gw lihat maupun kenal sebelumnya, datang ke acara ini. Begitu pula ada beberapa alumni yang datang.

Setelah presentasi panjang dari masing-masing kandidat (soalnya plus tanya-jawab dari floor dan alumni), maka dimulailah itu musyawarah besar untuk menentukan the next leader.

Musyawarah yang menyenangkan, dan berkualitas, semua orang (termasuk gw) mengutarakan pendapatnya mengenai masing-masing kandidat, dan kecenderungan untuk memilih siapa. Semua sudut pandang terangkat, semua suara keluar, baik dari yang pernah bekerja sama dengan kandidat, pernah ngobrol dengan kandidat, nggak pernah sama sekali dua2nya, itu menjadi penilaian kita semua.

Dan gw pun yang anak baru (2008) bisa mengikuti dan berpendapat dengan nyaman, karena di sana kita semua bermusyawarah dan saling menghargai pendapat satu sama lain. Pokoknya enak, deh.

Musyawarah yang cukup alot. Dan akhirnya diputuskanlah sebuah nama.

Dan makin seru ketika para kandidat; yang sebelumnya disuruh keluar ruangan saat kita sedang musyawarah; dipanggil ke dalam ruangan untuk menerima hasil mufakat.

SERUUUUU....!!! deg-degan pas nungguin si ‘PU berikutnya’ diberitahu kalau dialah yang terpilih.

Hehehe. What a day, fun day.

Gw yang tadinya ngampus juga mau ngerjain tugas makalah, udah bawa buku seabrek dan laptop berat-berat; meenjadi full time ngikutin prosesi pemilihan ini; saking serunya, hehe.

Another happy news, gw nggak jadi dipilih untuk jadi kepala divisi (kadiv) fotografi FISIPERS berikutnya. Hehehe. Maaf banget, such an honor, tapi gw bener-bener nggak bisa, dan lagi gw udah diserahin tanggung jawab untuk jadi PO pameran foto kita aja. Jadilah dipilih MALA untuk menjadi kadiv berikutnya; wakadiv Nisul; dan gw tetap dengan jabatan PO acara pameran foto yang mau kami adakan. Hehehe.

I love this team, this photographer team. Somekind of bonding time when I’m with them. Kita sama-sama saling bantu, yaa... udah bagi-bagi kekuasaan, nih, yeahahahaha.

Last but no least happy news...

...adalah yang gw ungkapkan di pembuka postingan ini.

Dia datang. Dia datang dan rasanya gw nggak percaya dengan siapa yang gw lihat itu. Nggak percaya, tapi gw sangat bahagia melihatnya. Mengingat bahwa gw udah jarang lagi bersama-sama dia, entah itu Cuma kumpul-kumpul atau kepentingan lain.

Gw seneng banget, rasanya napas beneran tertahan, dan hati gw meloncat-loncat.

Sekarang pun, kalau gw mengingatnya, gw masih tahu bagaimana rasa senangnya saat itu.

Friend, am I really deeply into him?

Friend, did I already fell?

Friend, do I have hope?

December 14, 2009

Suara Hujan

Sekarang gw sedang duduk mengetik di depan netbook gw, di kamar kosan, di depan jendela, dan sedang turun hujan.

Kosan yang sebentar lagi akan gw lepas. Gw akan berlanjut pindah ke rumah baru di Cawang. Baru saja 2 bulan tinggal sebagai anak kosan, dan jatuh hati sama kamarnya, sekarang sudah harus pisah lagi.

Menuju tempat baru, suasana baru, kamar baru, perasaan jatuh hati yang baru.

Power off the radio, listen to the voice of the rain.

Put off my examination studies, I smell the water drop on the ground.

Masih sore, adek belum pulang karena kuliah sore.

Gw nggak kuliah, karena baru mulai ujian besok.

Padahal beberapa saat yang lalu gw merasakan pusing di sekujur kepala akibat kurang tidur karena ujian. Besok pun ada 3 mata kuliah yang diujikan, dan gw belum mempelajari mereka semua.

Sampai siang tadi, matahari terik banget dan udaranya gerah nggak tertahankan, makin membuat gw pusing dan sakit memikirkan semua bahan ujian.

Pergi ke kampus sebentar, menengok perpustakaan, penuhnya minta ampun, balik lagi deh ke kamar kosan.

Menyalakan radio yang adalah-teman-sehari-hari-selama-di-kosan, ada lagu ‘buka semangat baru’nya Ello, Ipang, Berry saint Loco, dan Lala. Such a nice song to hear.

Dan turunlah hujan, ternyata gejala terik dan gerah sedari tadi itu mengarah ke hujan yang turun sekarang.

Saat ini gw sedang menulis sesuatu yang nggak menentu.

Hanya mendadak ingin menulis saja.

Rehat sejenak dari pelajaran-yang-rasanya-ingin-gw-buang-jauh-jauh-saat-ini.

Ada banyak hal penting yang gw rindukan.

Teman-teman gw, dan waktu yang gw habiskan bersama mereka. Ternyata akhir-akhir ini intensitas kami bersama semakin berkurang.

Apa kabar animasi, ya ? udah lama nggak beli majalah Animonster, udah lama nggak nonton Animax, nggak lihat perkembangan dunia animasi sekarang. Terakhir kali adalah kemarin gw ke HelloFest, itu sangat gw paksakan demi ter-update-nya semangat gw untuk mencapai cita-cita.

Mau banget membaca novel-novel dan buku-buku. Sekadar tidur-tiduran sambil memberi makan untuk jiwa yang udah lama nggak diisi cerita-cerita manusia.

Capek dengan hiruk-pikuk kalau jalan-jalan ke mall atau ke tempat-tempat ramai nan mengasyikkan lainnya, ingin berganti spot di sebuah taman atau kolam renang yang tenang, Cuma duduk-duduk, sore-sore supaya udaranya adem.

Mau menarik napas yang-benar-benar-dalam, karena akhir-akhir ini kepadatan kegiatan yang ada seakan menjadikan kegiatan bernapas pun tertahan-tahan.

Temen gw sampe ada yang berkomentar : ‘Tiap kali gw ketemu Fika pasti bawaannya kayak ngeliat orang lari, capek sendiri’

Oh, okay, separah itukah gw ? I really want to get over all of this!

I want to start a BRAND NEW DAY.

Ini tulisan mendadak. Akibat dan dampak serta efek dari suara hujan.




December 11, 2009

keep off the grass!



maksud gw nggak se-ekstrem ini :D

love the 'FREEDOM' represented by horses

WOW! ANOTHER AMAZZZZIING LINK...!

There's nothing you can do that can't be done.
Nothing you can sing that can't be sung.
Nothing you can say but you can learn how to play the game
It's easy.


There's nothing you can make that can't be made.
No one you can save that can't be saved.
Nothing you can do but you can learn how to be you in time
It's easy.


All you need is love
All you need is love,
All you need is love.
Love is all you need. 


some of Beatles lyric-All You Need is Love

Not me, but us

Gw suka mendengarkan cerita orang lain, lebih suka lagi kalau orang lain mendengarkan cerita gw.

Gw suka memberikan support ke orang lain, lebih suka lagi bila orang lain memberi support ke gw.

Gw suka memberi perhatian ke orang lain, lebih suka lagi kalau orang lain memberi perhatian kepada gw.

Gw suka memberikan hadiah atau kejutan kecil ke orang lain, lebih suka lagi kalau orang lain memberikan hadiah atau kejutan kecil ke gw.


Sounds too much? Lets turn around the words.

Gw tahu senangnya bila orang lain mendengar cerita gw, maka gw mendengarkan cerita orang lain.

Gw tahu bahagianya disupport oleh orang lain, maka gw memberi support ke orang lain.

Gw tahu senangnya diberi perhatian oleh orang lain, maka gw memberi perhatian ke orang lain.

Gw tahu bahagianya diberi hadiah atau kejutan kecil, maka gw memberi hadiah atau kejutan kecil ke orang lain.


Ini semua bukanlah sekedar tentang gw, tapi tentang kita semua.



I believe in some precious little things we need to give and receive.